Pria Di As Menemukan Warisan Cincin Berlian Neneknya Yang Hilang
![]() |
| TexasPokerqq |
Enam Orang Tewas Dalam Kebakaran Hutan
Jakarta - Kebakaran hutan hebat di California, Amerika Serikat yang terjadi hari Kamis (2/8/2018), ikut menghanguskan rumah keluarga milik Jerry Ogle. Namun, siapa yang sangka di balik puing-puing reruntuhan, dan abu yang tersisa dia malah beruntung bisa menemukan cincin berlian warisan keluarganya yang sudah lama hilang?"Kebakaran hutan hebat ikut menghanguskan rumah beserta seluruh isi dari bagian dalam dan seluruh kenangan 17 tahun keluarga Ogle tinggal di sana. Pada Minggu (29/7), Ogle mengunjungi area tersebut dengan ayahnya dengan satu harapan, yakni menemukan cincin pernikahan neneknya yang diwariskan untuknya.
"Satu-satunya harapan saya adalah menemukan cincin berlian itu secara ajaib di balik abu," tulis Ogle di laman Media sosialnya. Dia tahu bahwa itu membutuhkan perjuangan sulit. Akan tetapi, dia berkeinginan kuat untuk menjaga cincin yang diwariskan keluarganya itu.
"Setelah 1,5 jam mencari di area tempat saya meninggalkan cincin itu, saya melihat ke langit dan berdoa meminta almarhum kakekku membantu menemukannya," tulisnya. "Tidak sampai 30 detik kemudian, saya menemukan sebuah kotak, kotak yang sama yang diberikan kepada saya," ujarnya.
Dia kemudian memungut kotak itu dari puing-puing, dan membuka kotak tersebut. Ogle menemukan cincin warisannya itu masih utuh. "Kini cincin itu selalu kubawa, sampai saya menemukan tempat teraman untuk menyimpannya," kata Ogle ke CNN.
Kini Ogle dalam misi untuk membantu tetangganya membangun kembali desanya dan memulai kampanye GoFundMe yang telah mengumpulkan lebih dari US$ 7.000 sejak hari Minggu.
Untuk diketahui, kebakaran hutan bernama 'Carr Fire' itu telah menghanguskan area seluas 38.594 hektare dan menewaskan enam orang korban. Kebakaran yang menghanguskan banyak vegetasi yang dilanda kekeringan ini mulai muncul sejak pekan lalu. Otoritas setempat menyebut kebakaran ini dipicu oleh kegagalan sebuah mesin kendaraan.
Kepala Divisi Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran (Cal Fire), Chris Anthony, menyebut kobaran api ini tidak bisa diprediksi. "Di bawah kondisi yang kita lihat saat ini, tidak akan dibutuhkan banyak waktu bagi api untuk menyebar secara ekstrem seperti yang kita lihat beberapa hari lalu. Kita jelas tidak akan bisa beristirahat," kata Anthony.
Kurang lebih 3.500 petugas pemadam kebakaran dan 17 helikopter yang membawa air pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Presiden Donald Trump telah menyatakan kebakaran hutan ini sebagai situasi darurat pada Sabtu (28/7) waktu setempat, dengan memberi izin agar dana federal dikucurkan untuk pemulihan lokasi yang dilanda kebakaran.



Komentar
Posting Komentar